Jakarta – Konstelasi politik nasional kian memanas, partai politik nasional peserta pemilu 2019 mendatang tengah menyiapkan strategi yang tepat sasaran dalam usahanya memenangkan pemilu legislatif dan pemilu presiden di 2019 mendatang.

Partai Berkarya sebagai salah satu kontestan pemilu dengan nomor urut 7 pun berusaha untuk memperkuat dan memperluas basis suara deng
an program – program strategis. Namun, Partai Berkarya saat ini berusaha untuk tidak mengikuti arus perpolitikan nasional karena difokuskan untuk pemenangan legislatif dengan target nasional 80 Kursi.

Salah satunya adalah sikap tegas ditengah gencarnya isu #2019gantipresiden, Partai Berkarya tetap konsisten dalam membangun soliditas mesin partai dan kader terlebih dahulu. Hal tersebut ditunjukkan oleh Ketua Umum Partai Berkarya saat wawancara eksklusif oleh salah satu televisi swasta nasional.

Saat ditanya apakah dirinya akan ikut mencalonkan diri, Hutomo Mandala Putra selaku Ketua Umum yang memiliki hak untuk memutuskan kebijakan strategis partai menyatakan belum ada sikap untuk diambil terkait pencalonan presiden.

"Saya lebih mendukung kemana rakyat lebih banyak," tegasnya dalam wawancara tersebut. 

HMP juga tak ingin terburu-buru mendukung Jokowi meski dari beberapa rilis lembaga survei menempatkan Jokowi dengan elektabilitas tertinggi.

"Beberapa lembaga survei juga menempatkan pak Prabowo lebih unggul. Jadi menurut saya imbang. Yang menuntukan justrui wakil presidennya," katanya.